Resume Materi Day 2
TEMA : Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri.
Perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri mengalami transformasi besar dalam cara mereka berfungsi, mengajar, dan berinteraksi dengan mahasiswa serta masyarakat. Berikut adalah beberapa aspek utama dari perubahan tersebut:
Pembelajaran Digital dan Online
Penggunaan platform e-learning, MOOC (Massive Open Online Courses), dan webinar memungkinkan akses pendidikan yang lebih luas dan fleksibel.
Mahasiswa dapat belajar kapan saja dan di mana saja, meningkatkan inklusivitas dan efisiensi.
Kurikulum Berbasis Teknologi
Integrasi teknologi terbaru seperti kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things (IoT) ke dalam kurikulum.
Pengembangan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan industri 4.0.
Revolusi Industri 4.0 dan Keterampilan Bar0u
Perguruan tinggi menyesuaikan kurikulum untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi otomasi, robotika, dan analitik data.
Fokus pada soft skills seperti kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
Infrastruktur Digital dan Infrastruktur Kampus
Peningkatan infrastruktur TI, seperti jaringan broadband cepat, laboratorium virtual, dan perangkat lunak kolaboratif.
Kampus digital yang mendukung aktivitas belajar dan penelitian.
Kolaborasi dan Kemitraan Global
Kemitraan dengan institusi internasional, perusahaan teknologi, dan startup untuk inovasi dan riset bersama.
Program pertukaran mahasiswa dan dosen secara virtual maupun fisik.
Pengukuran dan Evaluasi Berbasis Data
Penggunaan Learning Analytics untuk memonitor kemajuan mahasiswa dan meningkatkan proses pembelajaran.
Data-driven decision making dalam pengelolaan institusi.
Peran Perguruan Tinggi sebagai Inovator dan Penggerak Revolusi Industri
Perguruan tinggi tidak hanya mengajar tetapi juga menjadi pusat inovasi dan penelitian terapan.
Pengembangan startup dan inkubator bisnis berbasis teknologi.
Secara keseluruhan, perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri harus mampu beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di era yang penuh perubahan ini.
TEMA : Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi
Oleh :Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H [Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2024
Aktivitas Kegiatan Anti Korupsi
Pengajar Tindak Pidana Korupsi (S1) FH UNEJ sejak 2005 hingga sekarang
Penulis Opini di Media Massa: Koran jawa Pos "sayangi KPK sesuai Hukum"
Tesis Judul "Optimalisasi Sistem Peradilan Pidana Pemberantasan
Korupsi" 2004 Pasca Sarjana UNAIR
Pelaksana Sistem Manajemen Anti Suap ISO 37001 Universitas Jember
Bahaya korupsi dan pentingnya integritas:
• Korupsi Merusak Negara: Korupsi menyebabkan negara menindas warganya, memperjualbelikan keadilan, kesehatan, dan layanan publik lainnya.
• Jenis Kecurangan:
◦ Korupsi Skala Besar: Korupsi dalam sektor migas dan pertambangan.
◦ Kecurangan Ringan: Suap dalam penilangan atau memilih pemimpin karena uang.
• Akibat Kecurangan: Memelihara korupsi, memilih pemimpin yang tidak mewakili aspirasi rakyat.
• Definisi Korupsi: Perbuatan melawan hukum yang merugikan negara.
• Contoh Korupsi: Bupati menerima suap untuk pendirian pabrik di lokasi yang tidak tepat, kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
• Pentingnya Integritas:
◦ Mengembalikan Karakter Bangsa: Dulu bangsa Indonesia rela berkorban demi kemerdekaan.
◦ Masa Depan Indonesia: Ada di tangan orang-orang baik yang peduli pada orang lain.
• Harapan: Generasi muda harus memiliki orientasi melayani, bukan hanya mencari keuntungan pribadi.
• Kondisi Saat Ini: Sulit menemukan pemimpin yang baik karena korupsi.
• Definisi Korupsi: Perbuatan melawan hukum yang merugikan negara.
• Contoh: Suap dalam perizinan melayani, pabrik kecurangan pengadaan.
• Kondisi Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi
Oleh :Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H [Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2024
Aktivitas Kegiatan Anti Korupsi
Pengajar Tindak Pidana Korupsi (S1) FH UNEJ sejak 2005 hingga sekarang
Penulis Opini di Media Massa: Koran jawa Pos "sayangi KPK sesuai Hukum"
Tesis Judul "Optimalisasi Sistem Peradilan Pidana Pemberantasan
Korupsi" 2004 Pasca Sarjana UNAIR
Pelaksana Sistem Manajemen Anti Suap ISO 37001 Universitas Jember
Bahaya korupsi dan pentingnya integritas:
• Korupsi Merusak Negara: Korupsi menyebabkan negara menindas warganya, memperjualbelikan keadilan, kesehatan, dan layanan publik lainnya.
• Jenis Kecurangan:
◦ Korupsi Skala Besar: Korupsi dalam sektor migas dan pertambangan.
◦ Kecurangan Ringan: Suap dalam penilangan atau memilih pemimpin karena uang.
• Akibat Kecurangan: Memelihara korupsi, memilih pemimpin yang tidak mewakili aspirasi rakyat.
• Definisi Korupsi: Perbuatan melawan hukum yang merugikan negara.
• Contoh Korupsi: Bupati menerima suap untuk pendirian pabrik di lokasi yang tidak tepat, kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
• Pentingnya Integritas:
◦ Mengembalikan Karakter Bangsa: Dulu bangsa Indonesia rela berkorban demi kemerdekaan.
◦ Masa Depan Indonesia: Ada di tangan orang-orang baik yang peduli pada orang lain.
• Harapan: Generasi muda harus memiliki orientasi melayani, bukan hanya mencari keuntungan pribadi.
• Kondisi Saat Ini: Sulit menemukan pemimpin yang baik karena korupsi.
• Definisi Korupsi: Perbuatan melawan hukum yang merugikan negara.
• Contoh: Suap dalam perizinan melayani, pabrik kecurangan pengadaan.
• Kondisi Saat Ini: Sulit menemukan pemimpin yang
TEMA : Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An- Nahdliyah
Oleh : KH Ma’ruf Khozin [Ketua Aswaja Center, PWN Jawa Timur
KARYA :
1) Risalah Ziarah Kubur
2) Runtuhnya Teori Bid'ah Aliran Salafi
3) Fikih Jenazah An-Nahdliyah
4) 100 Hujjah Aswaja
5) dsb
Inti Materi:
• Pentingnya Al Sunnah Wal Jamaah: Umat Nabi yang selamat adalah yang masuk dalam kelompok Al Sunnah Wal Jamaah. Oleh karena itu, penting untuk mendalami apa yang telah disunahkan oleh jamaah.
• Makna Al Sunnah Wal Jamaah:
◦ Al Sunnah: Bukan hanya sunnah perbuatan Nabi (Muhadis) atau sunnah hukum (Fiqih), tetapi model beragama yang sudah dijalani oleh Nabi, para sahabat, dan Imam Mazhab. Ini adalah titik krusial perbedaan pemahaman Aswaja dengan lainnya.
◦ Al Jamaah: Kelompok mayoritas (asawa telak lho). Contohnya, masyarakat Jawa di Pulau Jawa.
Poin-poin Tambahan:
• Situasi tidak memungkinkan menjadi alasan penyampaian materi ini.
• Kyai Haji yang dihormati akan menjelaskan lebih lanjut.
• Materi disampaikan di Universitas Yogyakarta kepada para pimpinan, dosen, guru besar, mahasiswa baru, asisten, dan moderator.
• Ada laporan dari Kodam Tugu terkait perencanaan.
• Ada pengangkatan lain di wilayah Bogor dan wilayah lain.
Link teman saya : https://byan-bloggers.blogspot.com/2025/09/blog-artikel-pkkmb-h-2.html
- Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb
- Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/
- Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official
- Twitter ( X ) : https://x.com/unusa_official?lang=en
- Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official

Komentar
Posting Komentar